Puisi yang Hilang

Dalam senyap itu
Saat gigil tubuh meradang
Saat bulan tak juga berkedip
Saat kunang-kunang tak ku biarkan pergi tanpa sepengetahuanku
Aku kehilangan sebuah puisi
Yang tertulis di atas selembar kertas yang tersisa

Pada senyap, dingin, bulan, serta kunang
Aku berharap lirih
Pulanglah puisiku
Karena malam selalu merindu bait-baitmu

~ by emenev on September 29, 2007.

7 Responses to “Puisi yang Hilang”

  1. Percayalah…Ia akan pulang, jika sudah saatnya.

  2. Cobalah untuk mengingatnya kembali bait demi bait, jangalah berputus asa dulu .Pasti kamu akan menemukannya kembali,percaya Deh….

  3. Äñü åpä jÄñÉé…. Äh?

  4. bguz uga puisinya…..
    puisi apa’y yg hilang??

  5. buatin aku puisi cinta….

  6. mlm mu yg sllu larut menti dlm bimbg yg tk pernh dtg

  7. tk kan dtg hinga trang bendrg ya malm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.